Catatan dan inspirasi dari perjalanan dan petualangan hidup. Informasi paling lengkap tentang wisata. Semoga bisa bermanfaat. Jelajahi negeri, Cintai negeri, kenali Budaya dan Wisatanya.

Tampilkan postingan dengan label Wisata alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata alam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Desember 2016

Pesona Raja Ampat Versi Bulukumba

Posted by Unknown On 12.24 No comments


Bulukumba memang sangat dikenal dengan berbagai destinasi wisata pantai, sebut saja Tanjung Bira dan Pantai Bara. Tapi jangan salah. ada pantai yang ngak kalah hits yang sedang ramai di sosial media loh. pantai ini sih katanya mirip Raja Ampat, yess.. Raja Ampat versi Bulukumba tepatnya. Tapi memang bener gaes. birunya air laut dan karang yang berada di antara air laut bikin kalian ngak tahan buat nyemplung. wkwkwkw

Lokasi Pantai Apparalang berada di Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari, Kab. Bulukumba. Lokasinya masih satu jalur menuju Tanjung Bira gaes. yaa sekitar 5 km sebelum tiba di Tanjung Bira. Untuk menuju ke lokasi ini kalian cukup mencari pertigaan jalan SMK 6 Perkapalan Bulukumba. Setelah pertigaan itu, kemudian belok kiri menuju Desa Ara. Walaupun Pantai ini merupakan Objek wisata baru di Bulukumba, namun fasilitas sudah dibilang lengkap. mulai dari parkir yang luas, kamar mandi, toilet, perahu, dan banyak tempat istirahat atau gazebo-gazebo kecil. Jangan lupa membawa kaca mata pas kesini gaes,, panasnya luar biasooo kalau kalian datang pas siang hari. jadi saya sarankan sore aja kesininya yah. duhhh... dijamin ngak bakal mau pulang dah. Birunya pantai udah ngalahin birunya cinta. wkwkwkwkwkw. Nahhh...untuk menuju Pantai Apparalang membutuhkan perjalanan yang sabar yah, jalan yang sempit dan proses perbaikan jalan harus exstra hati-hati. Tarif masuk masih di bilang sangat murah meriah oiii,, saya berkunjung ke pantai ini awal tahun 2015 cukup hanya membayar uang parkir mobil 10ribu rupiah saja. Memang tidak ada tarif tiket masuk, bisa di bilang tarif parkir seikhlasnya. oke selamat berkunjung dan menjelajah makassar.





Salam sahabat super dari Makassar. perjalanan ini di dukung oleh sahabat lintas pulau yang rela saya culik 3 hari keliling Makassar sampai di cariin mak babenya. Hahahahaha#thanksmakassar

Rabu, 23 November 2016

Cantiknya Air Terjun Benang Kelambu di Pulau Lombok

Posted by Unknown On 19.05 No comments


Cantiiikknyaaaaa 😍😍
Hallo gaes, kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya bersama teman - teman pelancong tentang cantiknya Air Terjun Benang Kelambu. Yupss.. Air Terjun Benang Kelambu merupakan air terjun yang cukup terkenal di Pulau Lombok loh gaes. Meskipun tempatnya yang cukup jauh dari Kota Mataram, dijamin g bakal nyesel kalau uda sampai sini. Heheheh😍😍. 

Lokasi air terjun ini berjarak sekitar 32 Kilometer dari Kota Mataram, yups.. sekitar 1 jam jika ditempuh dengan kendaraan bermotor. Jalur yang bisa kalian lalui yaitu Mataram - Narmada - Sedau - Pancor - Dau - Teratak - Desa Aik Berik. Nahh..hati-hati ya gaes, untuk menuju air terjun ini hanya ada satu jalan. Jadi gunakan GPS atau tanya warga. Pengalaman saya bersama teman2 sempat nyasar dan membutuhkan waktu perjalanan yg jauh lebih lamaaa 😭. Jalan yang lumayan kecil, menanjak, ditambah hujan membuat kita kesusahan menuju lokasi ini 😭. Tapiiii semua terbayar pas uda di tempat pastinya😍



Taraaaaa...(Iklan).hahaha🙈😂
Untuk menikmati Air Terjun Benang Kelambu pengunjung dibebankan biaya sebesar 3 ribu rupiah saja. Etsss jangan salah, itu hanya berlaku untuk warga lokal saja😭😭. Nah jika kalian merupakan wisatawan non lokal, tentunya rombongan kalian harus membayar tiket yang jauh lebih mahal yakni 150 ribu rupiah. Kenapa 150 ribu?? Jadi 150rb adalah biaya guide + tiket satu rombongan. Pada intinya, guide wisata dikelolah oleh remaja asli desa Aik Berik. Untuk memberdayakan remaja setempat, pengelolah wisata bekerja sama dengan remaja asli desa untuk bekerja sebagai guide. Hal itu bertujuan untuk mengurangi tingkat pengangguran di desa Aik Berik. So jangan khawatir yah, dengan membayar 150 kalian telah membantu program pemberdayaan di desa setempat serta menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan wisata. 

Oke next... setelah membayar tiket masuk kalian akan di antar guide yang ramah ke lokasi yang kalian inginkan. Kenapa sesuai lokasi yang kalian inginkan? itu karena wisata Desa Air Berik ini terdiri dari beberapa air terjun gaes. Pastinya yang paling cakep adalah Benang Kelambu. Selama perjalanan kalian bakalan di sambut dengan suasana pepohonan yang rindang. Jalanan utama yang sudah ditata rapi membuat kalian lebih nyaman. Apalagi di sepanjang jalan menuju air terjun kita bisa menemukan warung - warung yang menjual makanan dan minuman. Nah buat kalian yang merasa kelelahan untuk perjalanan turun. Santaiii,, ada ojek gaes di atas. Cukup dengan biaya 25 ribu rupiah per orang kalian akan diantar sampai gerbang utama pintu masuk (ojeknya bisa ditawar loh). Oke selamat berkunjung di Air Terjun Benang Kelambu gaes. Hati" selama perjalanan yah🙌🙌.

Perjalanan ini didukung oleh : Sahabat pelancong yang suka mood" an ngetrip 😂🙈🙌🙌. Karena foto saya ambil dari handphone, mohon maaf atas keterbatasan gambar. Jika kalian berminat mengunjungi lokasi ini silakan tulis komentar di blog ini yah. Trimakasih😍😍




Senin, 21 November 2016

Indahnya Pantai Mawun di Selatan Pulau Lombok

Posted by Unknown On 16.46 No comments



Hallo sahabat setia pembaca blog azis fals. Kembali lagi saya hadir untuk corat-coret di blog suami :P. Kali ini saya akan mengungkap indahnya Pantai Mawun. Yups, ada yang sudah berkunjung kepantai ini? Kalau sudah pasti tau dong bedanya Pantai Mawun ini dari pantai-pantai di Selatan Pulau Lombok :P. Oke, kali ini saya akan menulis sisi lain dari pantai-pantai di lombok. Mungkin bagi para pelancong, tujuan utama apasih yang kalian bayangkan kalau mau terbang ke Lombok? Mungkin bagi Pendaki Rinjani (pastinyalah yah), Pantai Senggigi, Gili Trawangan, Gili Meno, dan lain-lain. Nahh ternyata di sisi lain, ada pantai yang tak kalah bagus dari pantai-pantai di Selatan Pulau Lombok loh. Salah satunya adalah Pantai Mawun.





Pantai Mawun adalah salah satu nama pantai yang cukup terkenal di Lombok saat ini, bisa dibilang surga tersembunyi di sebelah selatan pulau Lombok. Dikatakan surga tersembunyi karena pantai Mawun belum banyak dikenal oleh para wisatawan. Ketika saya berkunjung ke pantai Mawun, waktu itu masih ada 3-4 turis yang sedang berselancar. Tidak begitu ramai, dan sangat nyaman bagi saya dan teman-teman untuk pencilakkan di pantai ini. hahaha. Nahh..untuk berkunjung ke Pantai Mawun kalian hanya membutuhkan waktu 1,5 jam dari Kota Mataram loh. Rute yang bisa kalian pilih adalah : Mataram - Cakranegara - Kediri - Praya - Penunjak - Selong Belanak- Pantai Mawun. Akses jalan untuk menuju ke pantai mawun memang dibilang cukup sulit. Jalan yang berkelok-kelok dan naik turun membuat kalian harus kosentrasi penuh gaes. tapi jangan khawatir, kanan kiri kalian pemandangannya bikin melongo. hahahaha. Harga tiket Pantai Mawun cukup di bilang masih murah meriah loh. Cukup bayar Rp 10.000 untuk kendaraan bermotor (Tahun 2015) kalian sudah bisa menikmati indahnya Pantai Mawun sepuasnyaaaaaaa. 





Nah tips perjalanan menghemat waktu dari sahabat pelancong saya nih. Kami sarankan untuk mengunjungi Pantai Mawun pada pagi hari. jadi silakan mencari homestay yang dekat Kuta Lombok ya gaes. Homestaynya cukup murah meriah kok. saya dulu masih 200 ribu aja uda AC. Jadi tipsnya pagi-pagi sekali kalian bisa jalan-jalan ke Kuta Lombok lanjut ke Pantai Selong Belanak dan mampir ke Pantai Mawun. Letak Pantai Mawun sebelahan sama Pantai Selong Belanak, jadi saya sarankan wajib kesini. Jangan salah, travelling ke Pulau Lombok cukup hemat di kantong gaes. Perjalanan saya bersama teman-teman dilakukan selama 1 minggu dan tidak membutuhkan biaya > 1 juta. Karena kita jalur darat mampir Pulau Bali dulu. hahahaha :D. Salam pelancong#Karena liburan ngak harus mahal :D

Kamis, 17 November 2016

5 Tempat yang Wajib dijelajahi di Kota Sabang

Posted by Unknown On 16.56 No comments


Foto : Gerbang utama @Pelabuhan Balohan Pulau Weh

Hallo sahabat setia pengikut blog azis fals#ups. hahaha :D
Kali ini saya akan berkontribusi di blog suami tentang cantiknya Kota Sabang. Ya sabang :) . Saya yakin saya  bukan orang pertama yang pernah berkunjung ke pulau ujung indonesia ini. Untuk kesempatan ini saya akan menulis cantiknya kota Sabang dari tempat yang sudah pernah saya kunjungi. Sungguh pengalaman yang tak terduga saya bisa menginjakkan kaki di pulau ini, pastinya sabang tidak akan pernah saya lupakan di dalam memori perjalanan saya seumur hidup. Karena dalam perjalanan ini saya ditemani sahabat super baik hati dari ujung pulau indonesiaaaa#Curhat T__T. oke fix lanjut...

Seperti yang kalian ketahui Sabang adalah kota yang terletak di pulau yang bernama Pulau Weh. Jangan salah ya, sabang itu bukan pulau gaes tapi kota. Untuk menuju Pulau Weh kalian harus menggunakan pesawat dari tempat asal ke Bandara Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh (Bandara paling unik versi saya karena banyak kubunya). Harga tiket Surabaya ke Banda Aceh bisa dilihat di traveloka atau tiket online ya gaes. kalau waktu saya pergi dulu sih masih 1,3 jt sekali terbang, itu masih lion#Hiks. Nahh setelah sampai di bandara, kalian bisa menggunakan transportasi umum atau pribadi ke pelabuhan Uloe Lheue untuk menyebrang ke pelabuhan Balohan di Sabang. 

@Pelabuhan Balohan, Pulau Weh


Naaahh setelah tiba di pelabuhan Balohan, Kalian bisa mengunjungi spot wisata di Pulau Weh. Berikut beberapa tujuan objek wisata di Sabang yang berkesan versi saya....

1. Tugu Kilometer Nol Indonesia


Tugu Kilometer Nol Indonesia taraaaa...
Saya yakin bagi para traveller yang baru pertama kali berkunjung ke Sabang, tempat yang wajib kalian kunjungi adalah Tugu Nol Kilometer Indonesia#Soktau.Hahaha:D.  Untuk menempuh perjalanan kesini kalian bakalan di sambut puluhan orang utan yang berkeliaran dijalan. Jadi hati-hati ya gaes. Saya merekomendasikan kalian sewa mobil atau travel agar lebih aman. Lokasi Tugu ini berada di area Hutan Wisata Sabang, Tepatnya di Desa Iboih Ujong Ba"u. Sekali lagi hati-hati untuk menempuh perjalanan kesini yah, karena perjalanannya berkelok-kelok dan cukup membahayakan bagi para driver yang belum mengetahui medan lokasi. okeee :)

2. Pantai Iboih

Next Pantai Iboih. Ada yang sudah pernah dengar pantai Iboih?? Hati" salah pengucapan ya gaes. Konon pas saya menyebut pantai Iboih menggunakan lidah jawa, saya langsung mendapat teguran dari teman asli Aceh. cz dibalik itu punya makna lain rupanya. hiks hiks#maaf.

Foto : Pantai Iboih,Sabang

Jarak antara Tugu Nol Kilometer cukup dekat dengan pantai Iboih loh gaes. Jadi biar hemat waktu, saya sarankan menuju lokasi ini setelah dari Tugu Nol Kilometer. Pantai ini cukup dikenal oleh wisatawan lokal maupun mancanegara loh, cz ada kampung bule disana. Konon banyak warga asing yang menetap bertahun-tahun sampai turun temurun. Naaah.. khasnya pantai Iboih ini kalian bisa menikmati indahnya pesona pantai di atas perahu mesin yang disediakan penyewa. Tahun 2014 nih harga sewa perahu kaca 250 ribu untuk 6-10 penumpang, itu uda sampai ke pulau Rubiah PP loh. Nah untuk perahu biasa (non kaca) cukup 200 ribu. Murah kan?? Kelebihan perahu kaca kalian bisa melihat indahnya terumbu karang dari atas perahu loh, so kalian g usah nyebur dulu. Santaiiiii, lebih aman bagi yang g' jago snorkling seperti saya dulu. hahaha :D. Nahh kalau uda di lokasi pantai Iboih rasanya kalian wajib nyebrang ke Pulau Rubiah (Lihat foto pulau yang dibelakang saya). Yaaah itu adalah pulau Rubiah. Cukup deket di mata, tapi jauh di kaki kalau mau renang#Hiks T___T


3. Pulau Rubiah

Foto by Trover.com

Maaf sekali sahabat bloger, foto asli pulau ini masih tersimpan di hardisk teman, so saya ambilkan dari Trover.com atau kalian bisa check di foto-foto Pulau Rubiah di google yang tak kalah menarik. Nahh sejarah nama Rubiah diambil dari sebuah makam yang terdapat di Pulau ini yang bernama Cut Nyak Rubiah, hal itulah yang menjadikan pulau ini bernama Pulau Rubiah. Bagi para traveller yang suka snorkling atau diving,  spot ini adalah spot terbaik buat kalian bisa berfoto bersama ikan-ikan hias kecil yang cukup ganas #karena saya korban gigitan T__T. 


4. Pantai Kasih


Buat yang suka ngejar sunset nih, Pantai kasih merupakan lokasi yang cakep buat ambil panorama sunset loh. Saya rekomendasikan untuk berkunjung ke lokasi ini sore hari menjelang terbenam yah. Foto ini saya ambil pukul 18.20 WIB loh. Bagi saya pulau yang bikin saya malas adalah sabang, karena hanya disini matahari terbit pukul 6.30 dan terbenam 18.40. Bisa dibilang WIBB ya (Waktu indonesia barat banggeeet).


5. Pantai Anoi Itam


Dalam bahasa aceh Anoi berarti pasir, sedangkan Itam berarti hitam. Jadi bisa disimpulkan bahwa Pantai Anoi Itam merupakan pantai yang memiliki hamparan pasir berwarna hitam. Untuk bisa ke bibir pantai perlu tenaga exstra melewati bebatuan loh gaes. Jadi hati" yah. Suasana disini sangan cocok untuk santai. Saya sarankan untuk sore hari jika kalian ingin merasakan kenyamanan dan sepoi-sepoinya angin pantai.


Dan keenam, ketujuh, kedelapan masih banyak lagi T___T. Rasanya saya harus bercerita secara langsung biar kalian greeeget angkat ransel. wakakakak. Ini hanya 5 spot yang saya rekomendasikan. Masih banyak lokasi yang menarik yang harus dikunjungi. mulai dari tempat santai, wisata kuliner, dst. Nah kenapa saya bilang pulau ini berbeda dengan pulau lainnya. cz di sabang masih asri, g seramai pas kita di aceh gaes#pastinya yaah T__T. Jangan salah, sepanjang jalan dari Tugu Nol Kilometer yang dipucuk sampai pelabuhan balohan jalannya mulus. Jadi jangan khawatir yah sahabat bloger.

Foto : Perjalanan ke Pantai Sumur Tiga

Rabu, 16 November 2016

Pulau Bungin Saibus Sumenep

Posted by azis fals On 16.01 No comments


Salah satu keindahan yang masih tersembunyi di kepulauan Madura, tepatnya Kabupaten Sumenep adalah pulau Bungin Saibus. Bungin sendiri menurut bahasa lokal disana berarti Pasir. Sesuai namanya, pulau ini hanya sebuah hamparan pasir luas yang membentuk sebuah pulau kecil. Keberadaanya tergantung dari pasang surutnya air laut. Pasirnya putih halus, masih bersih. Sayang saat sampai disana matahari sudah mau tenggelam sehingga fotonya kurang cerah.


Untuk dapat sampai di lokasi pulau bungin saibus membutuhkan waktu yang lama. Dari pelabuhan Kalianget Sumenep, anda harus menyeberang ke Pulau Kangean terlebih dahulu, jika menggunakan kapal cepat membutuhkan watu kurang lebih 4,5 jam. Kemudian dilanjutkan perjalanan darat 2 jam dari pelabuhan batu guluk Kangean ke pelabuhan kayu waru Kangean. Dari pelabuhan kayu waru kangean, anda harus naik perahu kecil untuk sampai Pulau Sapeken perjalanan sekitar 1 jam. Kemudian dari pulau sapeken, anda harus menyewa perahu ke pulau bungin saibus, membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam. Karena pulau bungin saibus adalah pulau tak berpenghuni, jadi jarang sekali warga sekitar yang menuju lokasi tersebut. Lokasinya masih sangat alami, bersih dan pastinya indah.


Asik banget bisa menikmati sunset di Pulau Bungin Saibus


Laut yang masih alami di sekitar pulau ini, menjadikan banyak rumpon-rumpon ikan disekitar pulau ini. Sangat cocok buat yang hobi memancing. 

Rabu, 09 November 2016

Pasir Timbul Raja Ampat

Posted by azis fals On 11.24 No comments


Satu lagi keindahan surga di tanah Papua, yaitu Pasir Timbul Raja Ampat. Sejatinya pasir timbul adalah hamparan pasir yang membentuk sebuah pulau kecil ditengah laut. Keberadaanya sendiri tergantung dari naik turun atau pasang surutnya air laut. Apabila air laut surut tepatnya pada siang sampai sore hari pengunjung dapat menginjakkan kaki di pasir timbul tersebut. Luas hamparan Pasir Timbul Raja Ampat tergantung dari surutnya permukaan air laut. 

Laut disekitar pasir timbul sangat mempesona, warnanya biru, hijau, tosca, ah indah sekali gradasi warnanya apalagi disaat cuaca cerah. Saat boat kami sandar dipasir, tak sabar langsung terjun ke hamparan pasir timbul. Pasirnya putih, bersih & halus. Airnya jernih dan bersih bak kolam renang raksasa yang indah. Apalagi saat itu pengunjungnya hanya rombongan dari boat kami, bak pulau dan keindahan ini milik kami sendiri,, hehe.



Kita dapat sepuas-puasnya menghabiskan waktu di sini untuk bermain-main air, berenang, main pasir atau hanya sekedar berjalan diatas pulau pasir timbul ini dan berselfie ria. 

Lokasinya tidak jauh dari Pulau Yenbuba atau sekitar 30 menit dari Pulau Yenbuba. Jika dari Pelabuhan Pariwisata Waisai dibutuhkan waktu kurang lebih 1 jam naik speedboat untuk mencapai destinasi ini. Rasanya tempat ini sangat recomended dan wajib dikunjungi jika ke Raja Ampat.


Sebenarnya keberadaan hamparan pasir-pasir timbul yang membentuk sebuah pulau dapat kita jumpai di berbagai tempat di Indonesia. Salah satunya yang pernah saya kunjungi adalah :
  1. Pulau Gosong di kepulauan Karimun Jawa Jepara Jawa Tengah
  2. Pualu Gusung di kepulauan Derawan Kalimantan Timur
  3. Pulau.... (lupa namanya) di Belitung Timur
  4. Pulau Bungin di Kecamatan Sapeken Sumenep Madura.
  5. Pulau Gili Kapal di Lombok Timur

Namun Pasir timbul di Raja Ampat Papua adalah yang paling indah yang pernah saya lihat dan kunjungi.


Selasa, 08 November 2016

Pulau Arborek Raja Ampat

Posted by azis fals On 10.24 1 comment


Pulau Arborek merupakan salah satu pulau di kepulauan Raja Ampat Papua Barat. Termasuk pulau berpenghuni. Profesi warga arborek sendiri kebanyakan nelayan dan sekarang menjadi pemandu wisata, menjajakan makanan atau sekedar menyewakan penginapan seiring berkembangnya industri pariwisata disana. Rata-rata masyarakat yang kami temui dari sawingrai dan arborek sangat ramah. Senyumnya khas.. Hitam kulit keriting rambut, Aku papua.. mantap lagunya.

Dari ibukota Kabupaten Raja Ampat, Waisai, perjalanan ke Pulau Arborek dapat ditempuh dengan perahu boat. Kebetulan saat itu kami menginap di Sawingrai, jadi untuk menuju Pulau Arborek tidak terlalu lama, sekitar 40 menit. Namun jika ditempuh dari Waisai membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Untuk sewa boat rata-rata mulai Rp 1 juta per hari, bisa untuk 10 orang. Hamparan pemandangan indah dan lautan biru akan menemani kita sepanjang perjalanan menuju Pulau Arborek.

Saat kapal mulai mendekati Pulau Arborek, mata semakin terbelalak menyaksikan keindahannya. Pasir putih membentang, pantainya yang landai dan rindangnya pepohonan kelapa membuat hati tak sabar menginjakkan kaki di Pulau Arborek.

Dermaga kayu khas kepulauan kecil tempat boat kami bersandar. Dari atas dermaga kita dapat melihat ikan-ikan cantik menari-nari, siap untuk kita dokumentasikan. Terumbu karangnya pun kelihatan warna-warni dari atas dermaga. Tak sabar hati rasanya untuk siap snorkling. Ingin mengobati rasa rindu kami terhadap laut, dan sudah lama pula kekurangan Vitamin Sea.. hehe

Jika ingin diving, anda diharuskan memiliki lisensi diving. Disebutkan Pulau Arborek ini merupakan salah satu spot diving terbaik di Raja Ampat. Dengan snorkling anda dapat melihat indahnya terumbu-terumbu karang yang berwarna-warni, ikan-ikan cantik yang beragam dan sangat banyak. Apalagi kalau kita kasih makanan ikan atau sebatas roti atau biskuit. Ikan-ikan akan datang menghampiri dan berkumpul sangat banyak di dekat tangan kita.

Senin, 18 Oktober 2010

Menanti Sunrise di Penanjakan

Posted by azis fals On 04.32 No comments

Menanti Sunrise di Penanjakan

Dari Bromo, perjalanan kami lanjutkan ke Penanjakan. Jalan yang berliku, tanjakan terjal dan jurang yang mengancam, tak menghalangi niat kami ke puncak Penanjakan. Meskipun mobil yang kami naiki sempat sliip. Saat itu, kami mencoba mangikuti mobil Jeep yang memang mobil yang direkomendasikan untuk naik ke Penanjakan....

Udara makin dingin saat matahari mulai terbenam. Kabut semakin tebal, kami pun kembali ke mobil...

Semalam sudah saya melewati rasa dingin yang mencekam menyelimuti tubuh. Jam 3 pagi, waktunya bangun dan bergegas ke puncak Penanjakan lagi untuk menanti detik-detik sunrise....








































































Matahari sudah mulai membumbung tinggi, meskipun rasa dingin masih membalut tubuh. Kami pun menyudahi liburan ini dan beranjak pulang. Hampir 1 jam perjalanan pulang melewati jalan yang berliku-liku kearah kota pasuruan. Karena kami melewati yang jalan yang berbeda dari waktu berangkat, yakni dari lewat Probolinggo.


Sehari semalam sudah kami ditempat yang sejuk, dingin dan indah ini. Jauh dari hingar bingar situasi kota di Surabaya yang panas, penuh sesak dan mecet yang penuh polusi. Waktunya kembali ke kota menapaki dunia yang keras mencari kehidupan dengan bekerja keras untuk menata masa depan yang lebik baik dan untuk liburan selanjutnya.