Catatan dan inspirasi dari perjalanan dan petualangan hidup. Informasi paling lengkap tentang wisata. Semoga bisa bermanfaat. Jelajahi negeri, Cintai negeri, kenali Budaya dan Wisatanya.

Selasa, 20 Desember 2016

Pesona Raja Ampat Versi Bulukumba

Posted by Unknown On 12.24 No comments


Bulukumba memang sangat dikenal dengan berbagai destinasi wisata pantai, sebut saja Tanjung Bira dan Pantai Bara. Tapi jangan salah. ada pantai yang ngak kalah hits yang sedang ramai di sosial media loh. pantai ini sih katanya mirip Raja Ampat, yess.. Raja Ampat versi Bulukumba tepatnya. Tapi memang bener gaes. birunya air laut dan karang yang berada di antara air laut bikin kalian ngak tahan buat nyemplung. wkwkwkw

Lokasi Pantai Apparalang berada di Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari, Kab. Bulukumba. Lokasinya masih satu jalur menuju Tanjung Bira gaes. yaa sekitar 5 km sebelum tiba di Tanjung Bira. Untuk menuju ke lokasi ini kalian cukup mencari pertigaan jalan SMK 6 Perkapalan Bulukumba. Setelah pertigaan itu, kemudian belok kiri menuju Desa Ara. Walaupun Pantai ini merupakan Objek wisata baru di Bulukumba, namun fasilitas sudah dibilang lengkap. mulai dari parkir yang luas, kamar mandi, toilet, perahu, dan banyak tempat istirahat atau gazebo-gazebo kecil. Jangan lupa membawa kaca mata pas kesini gaes,, panasnya luar biasooo kalau kalian datang pas siang hari. jadi saya sarankan sore aja kesininya yah. duhhh... dijamin ngak bakal mau pulang dah. Birunya pantai udah ngalahin birunya cinta. wkwkwkwkwkw. Nahhh...untuk menuju Pantai Apparalang membutuhkan perjalanan yang sabar yah, jalan yang sempit dan proses perbaikan jalan harus exstra hati-hati. Tarif masuk masih di bilang sangat murah meriah oiii,, saya berkunjung ke pantai ini awal tahun 2015 cukup hanya membayar uang parkir mobil 10ribu rupiah saja. Memang tidak ada tarif tiket masuk, bisa di bilang tarif parkir seikhlasnya. oke selamat berkunjung dan menjelajah makassar.





Salam sahabat super dari Makassar. perjalanan ini di dukung oleh sahabat lintas pulau yang rela saya culik 3 hari keliling Makassar sampai di cariin mak babenya. Hahahahaha#thanksmakassar

Jumat, 16 Desember 2016

Nasi Belut Karomah Bangkalan

Posted by azis fals On 16.04 No comments

 

Suka makan belut?? Jujur kalo saya dulu tidak suka, bahkan jijik kalo ngelihat. Tapi entahlah sejak dimadura selera makan saya berubah. Contohnya masakan belut ini, udah jadi langganan setia sejak pertama mencoba. Ga salah jika warung ini selalu ramai pengunjung. Sambal pencit menambah nikmat makanan ini. 



Lokasi deratan warung-warung tangkel bangkalan. Harga Rp. 14.000,-

Pisang Epe Khas Makassar

Posted by azis fals On 15.51 No comments



Nah tidak jauh dari olahan pisang seperti postingan sebelumnya, Makassar juga masih ada kuliner dari buah pisang. Yaitu Pisang Epe. Makanan khas ini begitu popular di Pantai Losari, banyak pedagang kaki lima yang berjejeran sepanjang kawasan pantai menjajakan makanan ini. Makan pisang epe ditemani hembusan angin laut begitu nikmat.

Pisang Epe sendiri diolah dengan cara dibakar, kemudian di jepit, hingga pipih atau penyet. Nah dijepit ini lah yang menjadikan namanya menjadi pisang Epe. Karena Epe dalam bahasa Makassar artinya jepit. Harganya juga cukup murah, ramah sekali dikantong. Rp.6000,- sampai Rp. 8000,- untuk setiap porsinya.


Pisang yang digunakan biasanya pisang raja. Disajikan dengan dikasih lelehan gula merah diatasnya. Terkadang gula merahnya diganti coklat, atau beberapa varian toping lainnya. Rasanya manis, harum, sedaaap. 

Pisang Ijo Khas Makassar

Posted by azis fals On 15.38 No comments



Dulu saya kira es pisang ijo itu berarti pisang yang masih muda, warnanya masih ijo, kemudian dipotong-potong, dikasih sirup dan es. Ternyata oh ternyata.. haha.. beda banget. Salah satu makanan khas dari Makassar ini memang bahan utamanya adalah pisang, kemudian dikasih saos seperti bubur berwarna putih, ditambah sirup merah dicampur dengan es. Sedangkan warna ijonya yang membungkus pisang terbuat dari adonan tepung.

Pisang yang biasanya digunakan adalah pisang raja atau pisang ambon. Dalam penyajianya pisang yang biasanya dipotong kecil-kecil, diberi bubur putih, sirup dan dicampur es. Makin nikmat disantap pas siang dan terik matahari mulai menyengat. Rasanya kenyal manis dan sedaaap.. Masakan khas Makassar ini mudah dijumpai di sudut-sudut kota Makassar, atau di pinggiran pantai losari banyak warung yang manjajakan makanan khas ini. Menikmati es pisang hijau ditepian pantai losari, ah sedapnya. Harganya cukup terjangkau, rata-rata Rp. 8000,-

Bahan-bahan dan cara membuat pisang ijo


  1. Bahan-bahan
  • 100 ml air putih
  • 400-450 ml santan sedang
  • 30 gram tepung beras
  • 50 gram gula pasir
  • ½ sendok makan garam halus
  • 4-5 buang pisang raja yang telah dikukus
  • 11 lembar daun suji
  • 10 lembar daun pandan
  • beberapa lembar daun pisang
  • minyak goreng sebagai olesan
  • sirup manis warna merah (cocopandan)
  • es batu secukupnya
  1. Bahan-bahan Saus
  • 1 liter santan cair
  • 60 gram tepung beras
  • 100 gram gula pasir
  • ½ sdt garam
  • 1 lembar daun pandan yang dipotong-potong
  1. Cara membuat es pisang ijo asli Makasar
  • Haluskan daun suji dan daun pandan dengan cara ditumbuk hingga halus. Tuangkan sedikit air dan diperas untuk mengambil pewarna dari daun.
  • Masukkan tepung beras, gula, santan, garam ke dalam air dengan pewarna hijau alami.
  • Campuran bahan tersebut dimasak di atas api kecil sesekali di aduk hingga mengental dan matang
  • Cara membuat pisang ijo selanjutnya adalah ambil beberapa sendok adonan yang telah dingin diatas daun pisang yang telah diolesi minyak. Adonan diratakan untuk meletakkan satu buah utuh pisang raja. Kemudian dilapisi dengan adonan warna hijau tadi. Selanjutnya digulih seperti lontong dan dikukus hingga adonan di dalam bungkusan menjadi matang
  • Tahap membuat saus es pisang ijo adalah dengan mencampurkan semua bahan saus dan diaduk hingga rata
  • Masak diatas api kecil sambil di aduk-aduk hingga mengental. Setelah matang angkat dan di dinginkan
  • Bagian pisang ijo tersebut dipotong dengan posisi sedikit serong menjadi beberapa potongan, tuang beberapa sendok saus ke dalam piring. Letakkan potongan pisang ijo nya diatas saus tersebut. Tuang saus dan sirup cocopandan sesuai selera. Disaat cuaca sedang panas anda bisa menambahkannya dengan es batu
  • Olahan es pisang ijo asli Makassar siap di hidangkan.


Lontong Balap Khas Surabaya

Posted by azis fals On 11.09 No comments



Jika di Lombok ada nasi balap, maka di Surabaya tak kalah terkenal dan melegenda masakan khas Ibu Kota Jawa Timur ini, yaitu Lontong Balap. Makanan khas Surabaya ini jadi andalan kuliner, yang sudah diwariskan turun temurun oleh nenek moyang masyarakat Surabaya. Konon sejarahnya kenapa dinamakan lontong balap adalah, pada jaman dahulu para penjual lontong balap ini membawa gentong-gentong yang dipikul keliling kampung. Karena beratnya gentong-gentong itu mereka berjalan cepat-cepat sehingga kelihatan seperti balapan. Namun sekarang penjual sudah banyak menjajakan masakan khas ini di warung-warung.

Makanan ini terdiri dari lontong, taoge, tahu goreng, lentho, bawang goreng. Lontong balap terdiri dari lontong yang diiris-iris dan di atas irisan lontong ini ditumpangi irisan tahu dan remasan beberapa lentho (bulatan kecil sebesar ibu jari dan dipencet ini bentuk lentho asli lontong balap, berbeda dengan lentho yang dipakai sekarang), kemudian di atasnya ditumpangi kecambah setengah matang yang porsinya terbanyak dalam hidangan, setelah itu diambilkan kuah secukupnya, sambal dan kecap disesuaikan selera pembeli.

Beberapa warung-warung penjual lontong balap yang terkenal di Surabaya antara lain Lontong balap garuda, di jalan Rajawali Surabaya. Dan sentra lontong balap bias dijumpai di jalan kranggan. Disana banyak deretan warung-warung menjajakan lontong balap.
Harganya untuk 1 porsi rata-rata Rp. 12.000,- Biasa ditemani dengan sate kerang dan Es Degan.

Bahan - bahan :
Bahan Utama:
  • 5 buah lontong siap pakai
  • 1 buah  tahu, digoreng, dipotong-potong
  • 1 batang daun bawang, diiris halus
  • 1 sendok makan bawang merah goreng untuk taburan

Bahan Sambal Petis (haluskan):

  • 6 buah cabai rawit merah, direbus
  • 2 1/2 sendok makan petis udang
  • 1 sendok makan kecap manis
  • 1 siung bawang putih, direbus
  • 1 sendok teh air

Bahan Kuah:

  • 250 gram taoge\
  • 2 siung bawang putih, diiris tipis
  • 3 butir bawang merah, diiris tipis
  • 1 lembar daun salam
  • 1 cm lengkuas, dimemarkan
  • 2 cm jahe, dimemarkan
  • 1 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1/4 sendok teh gula pasir
  • 300 ml air kaldu ayam (dari rebusan tulang ayam)
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis
Bahan Lentho:
  • 100 gram singkong parut
  • 10 gram kacang tolo, direbus
  • 1 batang daun bawang, diiris halus
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 siung bawang putih, digoreng, dihaluskan
  • 1/4 sendok teh ketumbar bubuk
  • 1/4 sendok teh gula pasir  
  • minyak untuk menggoreng
Cara membuat:
  • Kuah : panaskan minyak. Tumis bawang putih, bawang merah, daun salam, lengkuas, dan jahe sampai harum. Tambahkan taoge. Tumis sampai layu.
  • Lentho : aduk rata singkong, kacang tolo, daun bawang, garam, bawang putih, ketumbar bubuk, dan gula pasir. Bentuk bulat pipih, kemudian goreng sampai matang.
  • Masukkan air kaldu ayam, kecap manis, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Masak sampai mendidih.
  • Sajikan lontong, tahu goreng, daun bawang, lentho, dan taoge. Tabur bawang merah goreng dan sambal petisnya.Sajikan lontong balap dengan sate kerang untuk memebrikan tambahan cita rasa yang nikmat
Sumber resep : http://rajakulinerindonesia.blogspot.co.id/2014/08/sejarah-dan-resep-lontong-balap.html